sejarah mesin pengering

Urusan mengeringkan baju, kita bersyukur tinggal di daerah tropis. Hampir sepanjang tahun, Tuhan melimpahkan kehangatan melalui sang surya.

 

Baju pun hampir setiap saat bisa kering alami. Mau ditaruh di pagar, digantung di tali jemuran, atau membeli peralatan jemur yang stainless steel.

mesin laundryNamun, kalau musim penghujan. waduh... apalagi yang punya anak bayi... zaman dulu, ayah bunda membuat 'mesin pengering' sederhana dengan petromaks (masih ingat? Itu lho lampu dengan bahan bakar minyak yang dipompa).  Meski sederhana, efektif juga mengeringkan pakaian bayi, meski harus ekstra hati-hati.

Nun, jauh di seberang belahan dunia sana, di Amerika Serikat yang musimnya ada empat. Urusan mengeringkan baju membuat orang kreatif. Kebutuhan mendorong manusia menciptakan mesin pengering yang simple, ekonomis, dan aman.

Cari-cari bacaan eh ketemu di buku anak-anak di My First Cartoonal Encyclope Bee, Everyday Life Inventions, Amazing Facts and How It Works

Kira-kira sejarahnya begini

Tahun 1924

Pengering baju pertama kali dibuat oleh perusahaan Arms Corporation Amerika Serikat.

Tahun 1934
Washeteria, tempat laundry (perusahaan jasa pencucian) pertama yang menggunakan mesin cuci, mulai dibuka untuk umum di Texas, Amerika Serikat.

Tahun 1982
Perusahaan Procter dan Gamble memperkenalkan Visir, sabun cair pertama untuk mesin cuci.

Tahun 2001
Mesin cuci pintar yang terhubung dengan internet diperkenalkan. Mesin cuci ini akan memanggil mekanik secara otomatis via e-mail saat mengalami kerusakan.

He-he yang urusan begini di Indonesia masih sulit ya. Yang terjadi kita harus memanggil mekanik. Biasanya ya dari selebaran yang digantungkan di pagar rumah.

Cuma kita harus ekstra hati-hati.  Selain kita tidak tahu kerusakannya kadang ketidak tahuan dimanfaatkan buat mengendalikan harga. Komponen yang tidak perlu diganti pun dikatakan diganti.

Jadi kalau anda kebetulan memiliki mesin pengering ya mengetahui gejala yang rusak tidak ada salahnya kan?  Cara mengetahui mesin pengering yang rusak akan dibahas selanjutnya.

Namun, kalau tidak mau repot bawa saja ke Londri Kilo he2... silakan klik tempat kami terdekat